
Tasikmalaya, (tvOne)
Ijtima Ulama Nasional IV di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat, dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Budiono, Jumat (29/6). Sidang ijtima ini dihadiri pula ulama dari 32 negara sahabat. Gelaran Komisi Fatwa MUI ini akan membahas fatwa terkait kekayaan negara termasuk permasalahan korupsi. Sidang pleno yang digelar esok salah satunya membahas pencucian uang dan perampasan aset koruptor dalam pandangan agama. Ketua KPK Abraham Samad akan menjadi salah seorang narasumber.
Dalam sambutannya, Wapres berharap Sidang Ijtima Fatwa MUI ini akan membawa perubahan pemerintah ke arah lebih baik dalam menentukan keputusan dan tindakan. Boediono juga mengajak ulama dan umat Islam di Indonesia memahami islam dalam ketegori arus utama sehingga tidak terjebak pada pemahaman ekstrimisme dan terbuka dalam berbagai perbedaan pendapat. Ulama harus mensosialisasikan fatwa-fatwa kepada semua lapisan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman dari penafsiran terhadap hal-hal yang baru.